WHO: Vaksin mungkin terlambat atasi penyakit Zika

 indonesia, Jagat News, magazine

Dr Narie-Paule KienyImage copyright
AP

Image caption

Dr Narie-Paule Kieny mengatakan vaksin Zika yang ada sekarang ini masih dalam tahap yang sangat awal.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan pengembangan vaksin Zika mungkin terlambat untuk mengatasi wabah penyakit tersebut di kawasan Amerika Latin.

Asisten direktur jenderal WHO, Dr Marie-Paule Kieny, mengatakan bahkan pengembangan vaksin eksperimental paling maju sekali pun masih perlu waktu beberapa bulan, sebelum bisa diujicobakan ke manusia.

“Pengembangan vaksin (Zika) masih dalam tahap yang sangat awal. Versi paling maju masih perlu pengembangan selama beberapa bulan lagi, sebelum bisa diujicobakan ke manusia,” kata Dr Kieny.

Ia menyampaikan pernyataan ini usai mengikuti pertemuan dengan para pakar Zika, di Jenewa, Swiss, hari Rabu (09/03).

Meski demikian Dr Kieny mengatakan pengembangan vaksin seperti ini tetap penting, terutama vaksin bagi wanita hamil dan wanita yang berencana ingin segera punya anak.

Virus Zika, yang disebarkan oleh nyamuk diyakini menjadi penyebab lahirnya bayi-bayi yang cacat dan ditandai dengan ukuran kepala yang lebih kecil dari bayi-bayi normal.

Berbagai upaya telah ditempuh oleh sejumlah negara di kawasan Amerika Latin, di antaranya penyemprotan nyamuk dengan insektisida, namun WHO mengatakan belum ada bukti kuat bahwa penyemprotan efektif dalam menghentikan penyebaran Zika.

Bulan lalu WHO menyatakan penyebaran Zika di kawasan benua Amerika sebagai darurat global.

Source link

Related Posts

Leave a Reply